Lugas dan Berintegritas

Pembangunan JPO Depan Kampus LIPIA Jakarta Mulai Menemui Titik Terang

0 58

HARIANBEKASI.COM – Wacana pembangunan JPO depan kampus LIPIA Jakarta mulai menemui titik terang. Hal ini ditandai dengan terbitnya surat pernyataan penyelesaian kewajiban dari PT Panca Permata Pejaten selaku pengelola Pejaten Village Mall.

Dalam surat dengan nomor 039/PJV-MD/VIII/2019 itu pihak Pejaten Village Mall yang diwakili oleh Pricilla Taarea menyatakan akan memenuhi kewajiban-kewajiban mereka berupa Penyempurnaan Hijau Umum (PHU) seluas kurang lebih 1.082 meter persegi, marga drainase 1.370 meter persegi, dan marga jalan seluas 1.850 meter persegi.

Sementara itu, Walikota Jakarta Selatan H. Marullah Matali, Lc., M.Ag telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan juga Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta. Dalam surat tersebut, Walikota berharap agar Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera merealisasikan pembangunan JPO depan kampus LIPIA Jakarta sesuai tupoksinya masing-masing.

Kampus LIPIA atau Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab merupakan lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu tentang agama Islam yang berada di bawah naungan Universitas Islam Muhammad bin Saud Riyadh. Lokasinya di Jakarta Selatan, berseberangan dengan Pejaten Village Mall.

Setidaknya dalam lima tahun terakhir, sering terjadi kasus mahasiswa ataupun mahasiswi LIPIA yang tertabrak Bus Transjakarta ketika sedang menyeberang jalan dari arah Pejaten Village Mall. Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen kampus mengaku siap membiayai jika harus membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) namun terkendala komunikasi dengan pihak Pejaten Village Mall.

Kondisi tersebut lah yang membuat Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Selatan prihatin. Sejak 2017 hingga sekarang mereka telah melakukan audiensi dengan Pemkot Jaksel. Bahkan berhasil mempertemukan perwakilan Kampus LIPIA dengan pihak Pemkot dalam satu meja. Bahkan HMI Cabang Jaksel sempat melakukan satu kali aksi ketika aspirasi mahasiswa LIPIA terkait pembangunan JPO terasa jalan di tempat.

“Sejak 2017 terbilang sudah tiga kali kami audiensi dan satu kali aksi yang telah kami lakukan untuk menuntut kepada pemeritah agar segera membangun JPO di depan Mall Pejaten itu,” ujar Khalid Syaifurrahman, Kabid Pemberdayaan Umat HMI Cabang Jakarta Selatan kepada Harian Bekasi pada Sabtu (21/09/2019).

Khalid yang juga mahasiswa LIPIA bertekad akan terus memperjuangkan aspirasi teman-temannya tersebut.

“Bagi kami, ini soal serius yang harus kami perjuangkan. kami berharap pemerintah baik Pemkot Administrasi Jaksel maupun Pemprov DKI lebih tanggap dan serius untuk mewujudkan JPO ini. Karena telah memakan korban jiwa, masyarakat juga sangat kesulitan menyeberang,” lanjut Khalid.

Ia berharap, dengan terbitnya surat pernyataan dari pihak Pejaten Village Mall, pemerintah benar-benar merealisasikan pembangunan JPO.

“Dengan adanya surat pernyataan dari pihak Mall Pejaten ini, kami berharap JPO segera dibangun dan pemerintah tidak perlu berkelit lagi setiap kali ditagih janji,” pungkasnya.

Reporter: Azzam

Leave A Reply

Your email address will not be published.